GOUT (ASAM URAT)


Saat Pertama saya terkena penyakit ini adalah tidak mengerti apa yang terjadi.  Pada suatu hari, bangun pagi hari saya tidak dapat menjejakan kaki di lantai, sakit luar biasa.  Saya ingat ingat bahwa kemarinnya tidak terjadi hal hal penyebab sakit seperti keseleo atau terkilir… Dan sakit itu tidak hilang sampai seminggu bahkan lebih.  Tersiksa memang di usia yang masih tergolong muda, sudah berjalan terpincang pincang bahkan diseret seret saking nyeri yang luar biasa.  Kemudian hari baru diketahui kalau yang demikian adalah karena asam urat…
Nah dalam rangka berbagi, ini yang diketahui : Penyakit asam urat disebabkan oleh menumpuknya kristal asam urat yang dihasilkan dari metabolisme zat purin. Oleh karena itu, untuk mengurangi kadar asam urat, Anda harus mengurangi konsumsi makanan yang banyak mengandung zat purin. Sebenarnya makanan berikut adalah sebagian besar makanan favorit, Berikut adalah contoh makanan yang menjadi pantangan bagi penderita penyakit asam urat:
  • Jeroan: ginjal, limpa, babat, usus, hati, paru dan otak
  • Seafood: udang, cumi-cumi, sotong, kerang, remis, tiram, kepiting, ikan teri, ikan sarden
  • Ekstrak daging seperti abon dan dendeng
  • Makanan yang sudah dikalengkan (contoh: kornet sapi, sarden)
  • Daging kambing, daging sapi, daging kuda
  • Bebek, angsa dan kalkun
  • Kacang-kacangan: kacang kedelai (termasuk hasil olahan seperti tempe, tauco, oncom, susu kedelai), kacang tanah, kacang hijau, tauge, melinjo, emping
  • Sayuran: kembang kol, bayam, asparagus, buncis, jamur kuping, daun singkong, daun pepaya, kangkung
  • Keju, telur, krim, es krim, kaldu atau kuah daging yang kental
  • Buah-buahan tertentu seperti durian, nanas dan air kelapa
  • Makanan yang digoreng atau bersantan atau dimasak dengan menggunakan margarin/mentega
  • Makanan kaya protein dan lemak
Nah untuk mengurangi gejala yang timbul, maka selain pantangan makanan di atas, penderita asam urat juga harus banyak minum air putih (terutama bagi mereka yang mempunyai batu ginjal). Air putih akan membantu mengeluarkan kristal asam urat dari dalam tubuh melalui urine.
Juga mensti diingat adalah Kurangi konsumsi alkohol karena alkohol akan meningkatkan kadar asam laktat, yang menyebabkan pembuangan asam urat lewat urine berkurang. Akibatnya, asam urat tertahan dalam peredaran darah dan menumpuk di persendian. Hindari juga minuman fermentasi seperti bir, wiski, anggur, tape dan tuak karena mengandung senyawa alkohol.
Tips tambahan bagi penderita asam urat:
  • Konsumsi makanan yang mengandung potasium tinggi seperti kentang, yogurt, dan pisang
  • Konsumsi buah yang banyak mengandung vitamin C, seperti jeruk, pepaya dan strawberry
  • Contoh buah dan sayuran untuk mengobati penyakit asam urat: buah naga, belimbing wuluh, jahe, labu kuning, sawi hijau, sawi putih, serai dan tomat
  • Perbanyak konsumsi karbohidrat kompleks seperti nasi, singkong, roti dan ubi
  • Kurangi konsumsi karbohidrat sederhana jenis fruktosa seperti gula, permen, arum manis, gulali dan sirup
  • Jangan minum aspirin
  • Jangan bekerja terlalu keras / kelelahan
  • Pada orang yang kegemukan (obesitas), biasanya kadar asam urat cepat naik tapi pengeluaran sedikit, maka sebaiknya turunkan berat badan dengan olahraga yang cukup
  • Sesuaikan asupan energi dengan kebutuhan tubuh, berdasarkan tinggi dan berat badan
Pengalaman yang terjadi, biasanya kita tahu akan kumat ketika badan terasa meriang dan tidak enak rasa.  Apabila kita tidak kendalikan dengan beristirahat yang cukup dan tidak dapat menghindari kelelahan maka kemungkinan besar, nyeri dipersendian akan kumat keesokan harinya.  Suntikan penghilang sakit memang efektif untuk menjadikan kita tidak tertatih tatih karena menahan rasa nyeri yang luar biasa, tetapi hal tersebut tidak mengobati sumber permasalahan yang ada.  Berdietlah dengan menghidari makanan yang dipantang, dan setiap orang akan berbeda makanan apa yang menjadi sumber pemicunya…anda yang bisa mengenalinya sendiri…

Komentar

Postingan populer dari blog ini

REMBULAN PAGI DALAM BINGKAI JENDELA

Dunia Berbagi...

BANJIR LAGI BANJIR LAGI (2)